UNIVERSITAS
BANGKA BELITUNG
FAKULTAS EKONOMI
PROGRAM STUDI
AKUNTANSI
KAMPUS TERPADU UBB
BALUNJUK, MERAWANG – BANGKA
PROVINSI KEPULAUAN BANGKA BELITUNG
WEBSITE : www.ubb.ac.,
e-mail ; fe-ubb@ubb.ac.id
SATUAN ACARA PERKULIAHAN (SAP)
FORUM KOMUNIKASI
PROGRAM STUDI S1 AKUNTANSI
(Kode : PAK 112 ; PEMERIKSAAN AKUNTAN I)
( 3 sks)
Versi/Revisi
:
|
Tgl
Revisi :
|
Tgl
Berlaku :
|
Tujuan Instruksional Umum :
·
Mata Kuliah ini membahas tentang Auditing, Standar Profesional Akuntan Publik (SPAP)
dan Kode Etik Akuntan Indonesia, Tujuan Audit (Audit Objective) dan
Laporan Audit (Audit Report), Pengendalian Internal (Internal
Control), Bukti Audit (Audit Evidence) dan Kertas Kerja Pemeriksaan (Working
Paper Audit), Materialitas (Materiality) dan Resiko Audit (Audit
Risk), Rencana Pemeriksaan (Audit Planning), Program Pemeriksaan (Audit
Programme) dan Prosedur Pemeriksaan (Audit Procedure), Pemeriksaan
dengan sistem elektronik, Pemeriksaan Kas dan Setara Kas, Pemeriksaan
Piutang, Pemeriksaan Surat Berharga, Pemeriksaan Persediaan, Pemeriksaan
Biaya Dibayar Dimuka dan Pajak Dibayar Dimuka, Pemeriksaan Aktiva
Tetap dan Aktiva Tak Berwujud
·
Dosen : menjelaskan materi perkuliahan
·
Mahasiswa : mengerjakan tugas yang diberikan oleh dosen
Evaluasi : Media
:
-
Praktikum : - -
White Board
-
Tugas Mandiri : 20 % - Kertas
Kerja
-
Ujian Tengah Semester : 30 % - Infockus/Komputer
-
Ujian Akhir Semester : 50 % - Fotocopy
Pertemuan
|
Tujuan
Instruksional Khusus
|
Pokok
Bahasan/
Materi
|
Aktivitas
Pembelajaran
|
Media/
Referensi
|
I
|
Mahasiswa dapat
menjelaskan ruang lingkup dan konsep auditing, mulai dari profesi akuntan
publik, standar profesi, kode etik, hirarki organisasi dan permasalahan dalam
praktek auditing
|
Auditing, Standar Profesional
Akuntan Publik (SPAP) dan Kode Etik Akuntan Indonesia
|
·
Konsep dasar dan ruang lingkup Audting
·
Pengertian Auditing dan Perbedannya dengan Akuntansi,
Jenis Audit dan Peer Review
·
Perkembangan profesi akuntan publik
·
Struktur
Organisasi Akuntan Publik
·
Standar
Auditing dan hubungan auditor dengan
standar auditing
·
Pengertian Etika Jabatan Akuntan
|
1. Sukrisno Agoes,
"Auditing (Pemeriksaan Akuntan) oleh Kantor Akuntan Publik", Jilid
1, Edisi Ketiga, 2007,
Lembaga Penerbita FEUI, Jakarta
2.
Abdul Halim., "Pemeriksaan
Akuntansi 1", 1994, Penerbit Gunadarma, Jakarta
3.
Alvin A. Arens, Randal J. Elder dan Mark S. Beasley , 2001, "Auditing, An
Ansurance Service", 9 rd Edition, Pearson Education Inc, New Jersey,
4.
Alvin A. Arens, Randal J. Elder dan Mark S. Beasley , 2003, Edisi Bahasa
Indonesia, “Auditing dan Pelayanan Verifikasi : Pendekatan Terpadu”, Edisi
Kesembilan, Jilid 1, Indeks, Jakarta,
5.
Ikatan Akuntan Indonesia
Kompartemen Akuntan Publik, "Standar Profesional Akuntan Publik",
2011, Penerbit Salemba Empat,
Jakarta,
6.
Ikatan Akuntan
Indonesia., "Standar Akuntansi Keuangan"., 2009 , Salemba Empat, Jakarta,
7.
Mulyadi,
"Auditing", Buku 1, Edisi 6, 2002, Penerbit Salemba Empat , Jakarta,
8.
Tugiman Hiro,
"Standar Profesional Audit Internal", 2000, Penerbit Kanisius, Yogyakarta,
9. Siti Kurnia
Rahayu, Ely Suhayati, “Auditing Konsep Dasar dan Pedoman Pemeriksaan Akuntan
Publik”, Edisi Pertama, 2010, Penerbit Graha Ilmu, Yogyakarta,
10. Steven M.
Bragg, “Panduan IFRS”, Edisi Bahasa Indonesia, Cetakan Pertama, 2011, Penerbit PT. Indeks, Jakarta,
11. Amin Widjaja
Tunggal, “ Teori dan Praktik Auditing”, 2010, Penerbit Harvarindo.
|
II
|
Mahasiswa dapat menentukan tujuan audit berikut
tahapan penetapan dan proses pencapaian tujuan, yang pada akhirnya dapat
menyebutkan dan menjelaskan type laporan audit.
|
Tujuan Audit (Audit Objective) dan Laporan Audit (Audit Report)
|
·
Tujuan audit menyeluruh dan tanggung jawab
manajemen terhadap laporan keuangan.
·
Tahapan dalam
menetapkan tujuan audit dalam meng embangkan tujuan audit.
· Proses Pencapaian tujuan audit
· Type Laporan Akuntan
· Jenis Pendapat Akuntan
· Pertimbangan auditor atas kemampuan entitas dalam
mempertahankan hidupnya
|
|
III
|
Mahasiswa
dapat menyebutkan dan menjelaskan pengendalian intern, mengndentifikasi
sasaran pengendalian, memahami penetapan risiko pengendalian dan pengujian
atas pengendalian
|
Pengendalian Intern (Internal Control)
|
·
Pengertian pengendalian intern
·
Hubungan pengendalian intern dengan ruang lingkup
pemeriksaan
·
Pemahaman dan Evaluasi Pengendalian Intern
·
Keterbatasan pengendalian intern entitas
|
|
IV
|
Mahasiswa
dapat menyebutkan jenis bukti audit, faktor penentu keandalan bukti, hubungan
bukti audit dengan tujuan audit dan standar auditing, sekaligus mempraktekkan
test transaksi dan pemilihan sampel
|
Bukti Audit (Audit Evidence) dan Test Transaksi
|
· Bukti Audit
· Hubungan bukti audit dengan tujuan auditing
· Situasi pemeriksaan yang mengandung risiko
· Compliance Test dan Sub stantive Test dan
konsep compliance test
dan substantive test
·
Hubungan antara pengujian dengan bahan bukti
· Cara pemilihan sampel
|
|
V
|
Mahasiswa dapat mennyebutkan dan menjelaskan
jenis kertas kerja, kriteria membuat kertas kerja, hubungan antar kertas
kerja, metode pemberian indeks kertas kerja serta menyusun dan mengarsip kertas kerja
|
Kertas Kerja Pemeriksaan
|
·
Konsep Kertas Kerja Pemeriksaan dan Tujuan Penyusunan
Kertas Kerja pemeriksaan
·
Current File dan Permanent File
·
Kriteria pembuatan kertas kerja pemeriksaan yang baik
·
Pemilikan dan penyimpanan kertas kerja
·
Jenis Kertas Kerja
·
Working Balance Sheet (WBS) dan Working Profit
and Loss (WPL)
· Top Schedule dan
Supporting Schedule
· Indeks Kertas Kerja
|
|
VI
|
Mahasiswa
dapat menjelaskan konsep materialitas dan risiko audit, membuat
perencanaan audit dan program audit
|
Materialitas, Risiko Audit, Rencana
Audit, Program Audit dan Prosedur Audit
|
· Konsep Materialitas
· Pengertian
Risiko
· Cara akuntan publik menerima penugasan
· Perencanaan pemeriksaan
· Variasi dalam rencana audit
· Perencanaan program audit
· Ikhtisar proses audit
|
|
VII - VIII
|
Mahasiswa dapat
melakukan pemeriksaan atas penerimaan dan pengeluaran Kas, dan Setara Kas
lainnya
|
Pemeriksaan Kas dan
Setara Kas
|
·
Sifat dan contoh Kas dan Setara Kas
·
Tujuan Pemeriksaan (audit objective) Kas dan
Setara
·
Prosedur Pemeriksaan Kas dan Setara Kas serta mengimplemen
tasikan
tahapan prosedur pemeriksaan, menyusun
Internal Control Questionaires, membuat Flow Chart dan
Test Transaksi Penerimaan dan Pengeluaran Kas, menyusun Top dan Supporting
Schedule, membuat Berita Acara Kas
Opname dan surat Konfirmasi Bank, sekaligus menyusun kertas kerja pemeriksaan
Kas dan Setara Kas
|
|
IX
|
Ujian Tengah semester (UTS)
|
|||
X - XI
|
Mahasiswa
melakukan pemeriksaan atas piutang dari penjualan kredit
|
Pemeriksaan Piutang
|
· Sifat dan contoh Piutang
· Tujuan Pemeriksaan (audit objective)
Piutang
· Prosedur Pemeriksaan Piutang dan
mengimplementasikan tahapan prosedur pemeriksaan piutang, membuat Internal Control Questionaires
Penjualan, membuat Flow Chart Piutang Usaha, mempraktekkan Test Transaksi Penjualan
& Pencatatan Piutang, menyusun Top dan Supporting Schedule
Piutang Dagang, membuat Berita Acara Konfirmasi Piutang, sekaligus menyusun
kertas kerja pemeriksaan piutang
|
|
XII
|
Mahasiswa
dapat melakukan pemeriksaan long term dan temporary investmen
|
Pemeriksaan Surat
Berharga dan Investasi
|
· Sifat dan contoh Surat Berharga dan Investasi
· Tujuan Pemeriksaan (audit objective) Surat
Berharga dan Investasi
· Prosedur Pemeriksaan Surat Berharga dan Investasi dan
mengimplementasikan tahapan prosedur pemeriksaan, menyusun Internal Control Questionaires,
Top dan Supporting Schedule, sekaligus menyusun kertas kerja
surat berharga dan Investasi
|
|
XIII
|
Mahasiswa dapat melakukan
pemeriksaan atas persediaan
|
Pemeriksaan Persediaan
|
·
Sifat dan contoh
·
Tujuan pemeriksaan (audit objective) Persediaan
·
Prosedur pemeriksaan persediaan dan mengimplemen tasikan tahapan prosedur pemeriksaan, membuat Internal
Control Questionaires, test transaksi,
Physical Inventory Instruction dan Inventory Count Sheet,
menyusun Top dan Supporting Schedul, sekaligus kertas kerja pemeriksaan persediaan
|
|
XIV - XV
|
Mahasiswa
dapat melakukan pemeriksaan atas biaya dibayar dimuka dan pajak dibayar
dimuka
|
Pemeriksaan Biaya Dibayar Dimuka dan Pajak Dibayar
Dimuka
|
· Sifat dan contoh Biaya Dibayar Dimuka dan Pajak
Dibayar Dimuka
· Sifat dan contoh Biaya Dibayar Dimuka dan Pajak
Dibayar Dimuka
· Tujuan Pemeriksaan (audit objective) Biaya
Dibayar Dimuka dan Pajak Dibayar Dimuka
· Prosedur Pemeriksaan Biaya Dibayar Dimuka dan Pajak
Dibayar Dimuka serta meng aplikasikan
prosedur pemerik saan Biaya Dibayar Dimuka dan Pajak Dibayar Dimuka, menyusun
Internal Control Questionaires, menyusun Top dan Supporting
Schedule Biaya dan Pajak Dibayar Dimuka, sekaligus kertas kerja compliance
test Biaya Dibayar Dimuka dan Pajak Dibayar Dimuka,
|
|
XVI - XVII
|
Mahasiswa dapat melakukan pemeriksaan atas
aktiva tetap dan aktiva tidak berwujud
|
Pemeriksaan Aktiva
Tetap dan Aktiva Tidak Berwujud
|
·
Sifat dan contoh Aktiva Tetap dan Aktiva Tidak Berwujud
·
objective) Aktiva Tetap dan Aktiva Tidak Berwujud
·
Prosedur Pemeriksaan Aktiva Tetap dan Aktiva Tidak
Berwujud dan mempraktekkan tahapan prosedur Pemeriksaan Aktiva
Tetap dan Aktiva Tidak Berwujud, menyusun evaluasi Internal Control, Top
dan Supporting Schedule, sekaligus menyusun kertas kerja pemeriksaan
aktiva tetap dan aktiva tidak berwujud
|
|
XVIII
|
UJIAN AKHIR
SEMESTER
|
|||
1.
Sukrisno Agoes, "Auditing
(Pemeriksaan Akuntan) oleh Kantor Akuntan Publik", Jilid 1, Edisi kedua,
2007,
Lembaga Penerbita FEUI, Jakarta
2.
Abdul Halim., "Pemeriksaan Akuntansi 1", 1994,
Penerbit Gunadarma, Jakarta.
3. Alvin A. Arens, Randal J. Elder dan Mark S. Beasley , 2001, "Auditing, An
Ansurance Service", 9 rd Edition, Pearson Education Inc, New Jersey
4. Alvin A. Arens, Randal J. Elder dan Mark S. Beasley , 2003, Edisi Bahasa
Indonesia, “Auditing dan Pelayanan Verifikasi : Pendekatan Terpadu”, Edisi
Kesembilan, Jilid 1, Indeks, Jakarta
5.
Ikatan Akuntan Indonesia Kompartemen Akuntan Publik,
"Standar Profesional Akuntan Publik", 2011, Penerbit Salemba Empat, Jakarta
6.
Ikatan Akuntan Indonesia., "Standar Akuntansi
Keuangan"., 2009 , Salemba Empat,
Jakarta.
7.
Mulyadi, "Auditing", Buku 1, Edisi 6, 2002,
Penerbit Salemba Empat , Jakarta .
8.
Tugiman Hiro, "Standar Profesional Audit
Internal", 2000, Penerbit Kanisius, Yogyakarta
9.
Siti Kurnia
Rahayu, Ely Suhayati, “Auditing Konsep Dasar dan Pedoman Pemeriksaan Akuntan
Publik”, Edisi Pertama, 2010, Penerbit Graha Ilmu, Yogyakarta
10. Steven M. Bragg, “Panduan IFRS”, Edisi Bahasa Indonesia,
Cetakan Pertama, 2011, Penerbit PT.
Indeks, Jakarta,
11. Amin Widjaja Tunggal, “ Teori dan Praktik Auditing”,
2010, Penerbit Harvarindo.